- Banjir Mulai Surut, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura Lakukan Pemulihan Lingkungan
- Dpw Laskar Gibran Sumut Mendesak Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana di Wilayah Sumatera Harus Seg
- Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ingatkan Metamorfosis Mafia Tanah, Serukan Ketegasan dan Integritas
- Menteri Nusron Akan Evaluasi Tata Ruang di Sumatera Pascabencana Banjir
- Audiensi dan Silaturahmi Karutan Tanjung Pura Beserta Jajaran Kunjungi Bupati Langkat
- Jadi Pemateri “Indonesia Punya Kamu\", Menteri Nusron: Generasi Muda Terdidik adalah Motor Penggerak
- Peduli Sesama, Rutan Tanjung Pura Bagikan Makanan Kepada Masyarakat Korban Banjir
- Laskar Gibran Sumut Turut Mengambil Sikap Untuk Membantu Korban Bencana Banjir di Sumut
- Terdampak Banjir, Rutan Tanjung Pura Evakuasi Ratusan Warga Binaan
- Sekretaris DPW PWDPI Sumut Mengapresiasi Langkah Tegas Kapolda Sumut Atas Penonaktifan Kombes Pol Ju
Polres Langkat Keluarkan 515 Tilang Di Ops Toba Tahun 2024
Dapat menurunkan angka pelanggaran atau kecelakaan

Keterangan Gambar : Posko Operasi Patuh Toba 2024 (ist)
KIBNEWS.COM - Langkat : Hingga hari ke tujuh pelaksanaan operasi patuh toba 2024, Polres Langkat telah mengeluarkan 515
Tilang manual pengendara yang melanggar lalulintas. Oprasi di gelar selama 14 hari, 15-28 juli 2024.
“Memasuki hari ketujuh Oprasi Patuh Toba 2024, kita sudah melakukan penindakan berupa tilang manual sebanyak 515,Kata kasi humas polres langkat AKP Rajendra Kusuma. Senin (22/07/2024)
Ada 310 Tilang manual dan 205 Tilang teguran di berikan kepada pelanggar lalu lintas.
Rajendra menjelaskan, tilang tersebut diberikan kepada pengendara yang terlihat melakukan pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, dan menggunakan knelpot tidak sesuai spesifikasi.
Selain penindakan dengan tilang, lanjut AKP Rajendra menuturkan, personil turut memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada pengemudi becak bermotor (Betor), pengemudi kendaraan roda dua dan roda empat.
“Kita juga melakukan kegiatan Preemtif seperti penyuluhan Tertib berlalu lintas kepada pengendara serta kita sosialisasikan terkait Ops Patuh Toba 2024 ini, baik melalui media cetak, media online, dan media sosial,”Ujar Rajendra.
Dia berharap kegiatan itu dapat menurunkan angka pelanggaran atau kecelakaan dan fatalitas. “Yang paling utama untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, “tuturnya. Jefri










